Resah

“Kamu berubah sekarang…”

“Aku masih sama seperti dulu.”

“Dulu kapan?”

Honey, aku masih sama seperti dulu saat aku mengenakan cincin di jarimu.”

“Jika benar demikian… mengapa aku merasa cincin ini semakin lama semakin dingin menusuk kulit jari manisku?”

Dia terdiam.

“Jika memang kamu masih sama seperti dulu… mengapa semakin hari aku merasa kamu semakin menjauh dan semakin tak dapat kuraih?”

“Sayang, mengapa kamu selalu meragukan aku?”

“Awalnya aku percaya sama kamu… tapi kini… entahlah, aku merasa kamu semakin lalai menjaga hati yang telah kutitipkan kepadamu…”

“Kamu mau aku bagaimana?”

Saya yang kali ini terdiam. Berkali-kali dia bertanya apa yang saya mau dia lakukan untuk saya, berkali-kali juga saya tidak ingin menjawabnya. Bukan karena saya tidak punya jawabannya, tapi saya hanya ingin dia melakukan apa pun yang dia mau bukan melakukannya karena saya menginginkannya.

Honey, walaupun kita jarang berkomunikasi karena kesibukan kita masing-masing, tapi kamu harus yakin bahwa aku selalu menyayangi kamu. Jangan pernah ragukan itu. Oke, sayang?”

“Hhh… sibuk karena hati kamu terbagi? Jangan khawatir, aku tidak akan menuntut lebih dari apa yang bisa kamu berikan kepadaku.”

“Lagipula… mungkin ini saatnya bagiku untuk mundur dari kehidupan kamu…”

“Senja, jangan lakukan itu! Aku mohon… jangan pergi dari hidupku. Aku sangat membutuhkan kamu.”

Sadarkah dia saat saya mendengarkan kalimat terakhirnya, ada satu jiwa yang memberontak? Sadarkah dia banyak wanita yang rela menjadi cadangan demi mendapatkan dirinya? Sadarkah dia saat dia mengucapkannya? Sebelum saya memutuskan untuk mundur dari hidupnya, saya bahkan telah sadar bahwa dia yang telah pergi dari hidup saya, bukan saya. Dia pergi bersama setengah hati yang telah dititipkannya kepada saya, tanpa memberi saya kesempatan untuk menjaganya, selamanya.

2 Responses so far »

  1. 1

    Danaubiru said,

    Kerasahan yang kamu rasain saat ini persis seperti yang ingin aku ungkapin. Dalam galau ga sengaja nyasar ke sini dan menemukan ini… Salam kenal…

  2. 2

    rime said,

    nice blog.. semua tulisan lo mencerminkan perasaan gw yg sesungguhnya juga…


Comment RSS · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.