Menjadi Egois, boleh kah?

“If someone seriously wants to be part of your life; they should seriously make an effort to be in it.”

Kalimat ini saya dapatkan dari tweet seorang penulis terkenal. Membacanya, saya jadi teringat akan seseorang. Seseorang yang selama ini telah menduakan saya -dan saya rela menjalaninya- dan lebih banyak menghabiskan waktunya bersama sang kekasih.

Lalu saya jadi berpikir. Selama ini ia selalu berusaha sekeras mungkin untuk menjadi bagian hidup kekasihnya. Ia begitu takut kehilangan kekasihnya. Namun saya baru sadar, sikapnya terhadap saya tidak pernah sekalipun menggambarkan kalau ia takut kehilangan saya. Bahkan pernah sekali ia meminta saya mencoba untuk menjadi temannya saja, ya meskipun beberapa hari setelahnya apa yang ia lakukan tidak sesuai dengan permintaannya.

Kalau sudah begini, ingin rasanya sekali saja saya menjadi orang yang sangat egois.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.